Tentang Al-Biruni Mandiri

Perjalanan 23 tahun berawal kecintaan pada Al-Qur'an

Latar Belakang

Latar Belakang

Pendidikan yang menekankan pada penguatan Al Qur’an semenjak dini. Namun, fenomena anak-anak yang telah lulus dari sekolah Islam atau tengah bersekolah di sekolah-sekolah Islam namun pembiasaan berhijab, sadar sholat dan membaca Al Qur’an belum mengakar sehingga kurang memahami apalagi mengimplementasikan nilai-nilai terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah. Demikian juga dengan kadar aqidah dan ketaatan kepada Allah.

Inilah yang mendasari Bapak Arafah Kube, ST dan Ibu Dr. Erna Tri Herdiani, M.Si memilih mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam terpadu dengan mengangkat moto ; sukses dunia akhirat. Dipilihlah nama seorang ilmuwan muslim Abu Rayhan al-Biruni (973-1048 M), elit ilmuwan terbesar sepanjang masa yang sejatinya polymath Persia Muslim. Al Biruni adalah ilmuwan ahli dalam berbagai cabang keilmuan, termasuk sejarah, fisika, matematika, astronomi, linguistik, perbandingan agama, dan ilmu bumi.

Kerja keras, sumbangsih, pemikiran ilmiah dan metodologi Islam dalam hampir berbagai bidang – bidang sains ini yang kemudian menginspirasi berdirinya Sekolah Islam Terpadu Al Biruni. Dengan harapan bahwa sekolah nantinya akan menghasilkan pribadi-pribadi muslim berkarakter kuat dan mampu memberikan kontribusi bagi dunia.

Sejarah Berdiri

Sejarah Berdirinya Sekolah Islam Terpadu Al-Biruni

Cikal bakal Sekolah Islam Terpadu Al Biruni berawal di tahun 2002

dari nama ALOHA, sebuah Taman Kanak-Kanak dan lembaga kursus mental Aritmatika yang bertempat di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar yang kemudian dilepas dan berganti nama menjadi TK Al Farabi.

SDIT Al Biruni sendiri mulai beroperasional pada bulan Juli 2002 dengan menempati Hotel Maranu (kini Hotel Singgasana) yang berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin, Makassar, kemudian beralih ke Jl. Masjid Raya dari Tahun Pelajaran 2003/2004 s/d Tahun Pelajaran 2005/2006, dimana pada saat itu telah memiliki tiga kelas, yaitu kelas I, II, III dan sekaligus membuka unit sekolah SMPIT Al Biruni sampai dengan tahun 2007.   Keinginan mengembangkan sekolah serta meningkatnya kepercayaan orang tua mendorong Yayasan Al Biruni Mandiri melakukan pengembangan sekolah sehingga berkonsekuensi pada kebutuhan akan lokasi sekolah yang strategis di Kota Makassar agar mendukung kemudahan akses menuju sekolah. Oleh karena itu yayasan memilih memindahkan seluruh unit sekolah ke lokasi terbaru di Ruko Diamond No. 12-14 Kompleks Ramayana, Jl. AP Pettarani.

Taman Kanak-Kanak Terpadu (TKIT) Al Biruni dan SMAIT Al Biruni sebagai unit sekolah baru didirikan pada bulan Juli 2010 sebagai komitmen pengembangan unit yang telah ada, yaitu SDIT dan SMPIT pada lokasi yang sama, yaitu di Jl. Pettarani menunggu penyelesaian renovasi gedung TK di Jalan Karantina No. 4.  

Sementara berproses, pada tahun 2012 TKIT Al Biruni pindah ke Jl. Adyaksa No. 2-3, Makassar. Selain TKIT Al Biruni di Jl. Adyaksa No.2-3, Makassar, Yayasan Al Biruni Mandiri juga mengembangkan cabang di Jl. Jipang Raya pada Tahun Pelajaran 2013/2014.  

Pada Tahun Pelajaran 2014/2015 semua unit sekolah yang ada di Ruko Diamond No. 12-14 Kompleks Ramayana, Jl. AP Pettarani dipindahkan ke Jl. Jipang Raya yang telah dimiliki sendiri, dan dengan selesainya pembangunan gedung di Jalan Karantina No. 4, maka unit TKIT dan SDIT dibagi menjadi dua sehingga dengan demikian SIT Al Biruni memiliki dua kampus sebagai realisasi rencana pengembangan sekolah.

Visi dan Misi

Visi

Menjadi Pusat Pendidikan Unggul pada Pembentukan Nilai-nilai Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Al Qur’an

Misi

  1. Memberikan kesempatan belajar bagi siswa untuk menanamkan keterampilan, kepemimpinan yang tepat yang secara signifikan berdampak pada mereka di kehidupan masa depan
  2. Menyediakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan jiwa, pola pikir bertumbuh, keterampilan ke – wirausahaan pada siswa.
  3. Menerapkan proses pembelajaran Al – Qur’an dengan mengedepankan sistem berbasis mutu guna mendukung terbentuknya siswa yang berkarakter, tartil, dan tahfidz Al Qur’an.

Tagline

Kepemimpinan – Kewirausahaan – Qur’ani

Moto

Al-Biruni Mandiri – Pendidikan Sesungguhnya

Latar Belakang

Pendidikan yang menekankan pada penguatan Al Qur’an semenjak dini. Namun, fenomena anak-anak yang telah lulus dari sekolah Islam atau tengah bersekolah di sekolah-sekolah Islam namun pembiasaan berhijab, sadar sholat dan membaca Al Qur’an belum mengakar sehingga kurang memahami apalagi mengimplementasikan nilai-nilai terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah. Demikian juga dengan kadar aqidah dan ketaatan kepada Allah.

Inilah yang mendasari Bapak Arafah Kube, ST dan Ibu Dr. Erna Tri Herdiani, M.Si memilih mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam terpadu dengan mengangkat moto ; sukses dunia akhirat. Dipilihlah nama seorang ilmuwan muslim Abu Rayhan al-Biruni (973-1048 M), elit ilmuwan terbesar sepanjang masa yang sejatinya polymath Persia Muslim. Al Biruni adalah ilmuwan ahli dalam berbagai cabang keilmuan, termasuk sejarah, fisika, matematika, astronomi, linguistik, perbandingan agama, dan ilmu bumi.

Kerja keras, sumbangsih, pemikiran ilmiah dan metodologi Islam dalam hampir berbagai bidang – bidang sains ini yang kemudian menginspirasi berdirinya Sekolah Islam Terpadu Al Biruni. Dengan harapan bahwa sekolah nantinya akan menghasilkan pribadi-pribadi muslim berkarakter kuat dan mampu memberikan kontribusi bagi dunia.

Sejarah Berdiri

Sejarah Berdirinya Sekolah Islam Terpadu Al-Biruni

Cikal bakal Sekolah Islam Terpadu Al Biruni berawal di tahun 2002

dari nama ALOHA, sebuah Taman Kanak-Kanak dan lembaga kursus mental Aritmatika yang bertempat di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar yang kemudian dilepas dan berganti nama menjadi TK Al Farabi.

SDIT Al Biruni sendiri mulai beroperasional pada bulan Juli 2002 dengan menempati Hotel Maranu (kini Hotel Singgasana) yang berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin, Makassar, kemudian beralih ke Jl. Masjid Raya dari Tahun Pelajaran 2003/2004 s/d Tahun Pelajaran 2005/2006, dimana pada saat itu telah memiliki tiga kelas, yaitu kelas I, II, III dan sekaligus membuka unit sekolah SMPIT Al Biruni sampai dengan tahun 2007.   Keinginan mengembangkan sekolah serta meningkatnya kepercayaan orang tua mendorong Yayasan Al Biruni Mandiri melakukan pengembangan sekolah sehingga berkonsekuensi pada kebutuhan akan lokasi sekolah yang strategis di Kota Makassar agar mendukung kemudahan akses menuju sekolah. Oleh karena itu yayasan memilih memindahkan seluruh unit sekolah ke lokasi terbaru di Ruko Diamond No. 12-14 Kompleks Ramayana, Jl. AP Pettarani.

Taman Kanak-Kanak Terpadu (TKIT) Al Biruni dan SMAIT Al Biruni sebagai unit sekolah baru didirikan pada bulan Juli 2010 sebagai komitmen pengembangan unit yang telah ada, yaitu SDIT dan SMPIT pada lokasi yang sama, yaitu di Jl. Pettarani menunggu penyelesaian renovasi gedung TK di Jalan Karantina No. 4.  

Sementara berproses, pada tahun 2012 TKIT Al Biruni pindah ke Jl. Adyaksa No. 2-3, Makassar. Selain TKIT Al Biruni di Jl. Adyaksa No.2-3, Makassar, Yayasan Al Biruni Mandiri juga mengembangkan cabang di Jl. Jipang Raya pada Tahun Pelajaran 2013/2014.  

Pada Tahun Pelajaran 2014/2015 semua unit sekolah yang ada di Ruko Diamond No. 12-14 Kompleks Ramayana, Jl. AP Pettarani dipindahkan ke Jl. Jipang Raya yang telah dimiliki sendiri, dan dengan selesainya pembangunan gedung di Jalan Karantina No. 4, maka unit TKIT dan SDIT dibagi menjadi dua sehingga dengan demikian SIT Al Biruni memiliki dua kampus sebagai realisasi rencana pengembangan sekolah.

Visi dan Misi

Visi

Menjadi Pusat Pendidikan Unggul pada Pembentukan Nilai-nilai Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Al Qur’an

Misi

  1. Memberikan kesempatan belajar bagi siswa untuk menanamkan keterampilan, kepemimpinan yang tepat yang secara signifikan berdampak pada mereka di kehidupan masa depan
  2. Menyediakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan jiwa, pola pikir bertumbuh, keterampilan ke – wirausahaan pada siswa.
  3. Menerapkan proses pembelajaran Al – Qur’an dengan mengedepankan sistem berbasis mutu guna mendukung terbentuknya siswa yang berkarakter, tartil, dan tahfidz Al Qur’an.

Tagline

Kepemimpinan – Kewirausahaan – Qur’ani

Moto

Al-Biruni Mandiri – Pendidikan Sesungguhnya

Scroll to Top